Pelatihan Wound Care menjadi terobosan dalam meningkatkan mutu lulusan

Akper YAPPI Sragen membuat terobosan terbaru guna meningkatkan mutu lulusanya. Jika ditahun sebelumnya mahasiswa lulusan hanya dibekali dengan sertifikat pendamping ijasah (sertifikat diluar ijazah) berupa sertifikat computer, Sertifikat EKG, sertifikat TOEFL, sertifikat BTCLS, lulusan tahun ini dan inshaallah dilanjutkan dengan lulusan selanjutnya akan di tambah dengan sertifikat pelatihan perawatan luka modern (Wound care). Pelatihan perawatan wound care yang diadakan mulai tanggal 16-19 September ini terselenggara berkat kerjasama anttara akper YAPPI Sragen dengan Himpunan Perawat Medikal Bedah Jawa Tengah (HIPMEBI) dan Central Java Nursing Center (CJNC).
“Pelatihan ini merupakan pelatihan pertama yang kami adakan, hal ini kami lakukan untuk meningkatkan mutu lulusan dari Akper YAPPI Sragen dan endingnya untuk mempersingkat waktu tunggu lulusan dalam mendapatkan pekerjaan pertamanya. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bu Septy Nur Aini S. Kep,Ns., M. Kep selaku coordinator kegiatan ini, tidak lupa kepada perwakilan Ketua PPNI Kab. Sragen, Ketua HIPMEBI Jawa Tengah dan seluruh panitia kegiatan. Saya berharap semoga kegiatan 4 hari ke depan dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat khususnya bagi peserta” Ucap Muh Sowwam selaku direktur.
“Kegiatan Wound Care ini kami selenggarakan selama 4 hari yang terbagi menjadi 2 gelombang dengan jumlah peserta sebanyak 56 peserta pelatihan. Kami berharap dengan pelatihan ini bisa menambah skill mahasiswa/lulusan sehingga nantinya lulusan mampu bersaing dan berkompetisi dalam mencari pekerjaan” tutur Septy Nur Aini selaku wakil direktur bid I sekaligus coordinator kegiatan.
Aris Asmorohadi M. Kep, Sp. MB (ETN) selaku perwakilan dari HIPMEBI Jawa Tengah dalam sambutanya menyampaikan ungkapan terima kasih kepada segenap civitas Akper YAPPI Sragen yang telah percaya dan akhirnya mengundang dalam rangka pelatihan wound care ini, tantunya kami berharap nantinya apa yang kami sampaikan kepada peserta pelatihan bisa memperkaya keilmuan khususnya di bidang skill perawatan luka.
Harsono S. Kep., Ns selaku perwakilan dari PPNI Kab. Sragen dalam sambutanya menyampaikan harapan ke depan pelatihan seperti bisa ditambahkan lagi untuk membekali para mahasiswa/lulusan misalnya pelatihan HD atau pelatihan serupa yang nantinya dibutuhkan oleh stake holder khususnya rumah sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *