gadget dan tumbang anak

10 Februari 2019
Dalam rangka PKK (Praktik Klinik Keperawatan) Komunitas dan keluarga yang saat ini berlangsung di Desa banaran Sambungmacan Sragen sebagai salah satu target dan menjadi tugas mahasiswa adalah membina satu keluarga diwilayah binaan masing-masing kebayanan. PKK Komunitas dan keluarga ini dilaksanakan dari tanggal 28 januari-16 Februari 2019. Telah banyak kegiatan yang dilakukan mahasiswa selama praktik di Desa banaran Sambungmacan. Berbagai penyuluhan baik di masyarakat, masjid, dan sekolah melalui UKS dengan melibatkan pihak puskesmas. Tidak hanya itu mahasiswa juga telah melakukan penyuluhan dikeluarga binaan masing sesuai dengan masalah kesehatan atau risiko masalah kesehatan yang ada dikeluarga binaanya.
Beberapa mahasiswa membina keluarga dengan penyakit tidak menular seperti hipertensi, penuakit DM (Gula), asam urat, asma dan lain sebagainya. Di kebayanan Banaran Sambungmacan diantara mahasiswa lainya terdapat satu mahasiswa yang cukup menarik. Ya mahasiswa itu bernama bella. Salah satu mahasiswa yang cukup aktif ini membina satu keluarga (nuclear family) dengan 2 anaknya dengan usia sekolah. Tidak seperti mahasiswa lainya mahasiswa satu ini mengambil masalah dalam keluarga yaitu terkait pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan anak.
Bukan tanpa alasan, karena seperti kita tahu bahwa gadget (handphone) merupakan salah satu gadget yang paling umum di gunakan oleh masyarakat tanpa kecuali anak. Banyak diantara anak yang mana menggunakan gadget tanpa control sehingga bukan dampak positif namun justru dampak negative yang didapatkan. Gadget dapat mengakibatkan dampak ketagihan pada anak, selain itu juga dapat juga mengakibatkan kegemukan, belum lagi masalah radiasi yang di timbulkan gadget terhadap kesehatan anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *